seorang anggota kepolisian kemarin lintas aiptu wijartono baru dirawat intensif akibat enam luka sabetan golok pelaku pelemparan pos polisi di jalan mitra batik, kota tasikmalaya, jawa barat, minggu (5/5) malam.
anggota satuan 2012 lintas (polantas) polresta tasikmalaya tersebut, selasa, dirawat dalam properti sakit jasa kartini sebab luka dalam pihak tangan, dada juga leher.
kepala polresta tasikmalaya akbp iwan imam susilo mengatakan korban diserang ketika hendak menjerat seseorang yang disukai melempar bom rakitan ke pos polisi.
selanjutnya, kata iwan, tersangka menganggarkan senjata api rakitan dan berusaha menembakannya akan tetapi tak meletus lalu mengeluarkan golok dan menyerang anggota sampai terluka.
Informasi Lainnya:
- Ini Pemenang Indonesian Master 2013
- Ini Pemenang Indonesian Master 2013
- lift table
- Ini Pemenang Indonesian Master 2013
anggota kami berusaha merampas senjata api rakitan dan tak meletus, tetapi pelaku mengeluarkan golok menyebabkan anggota mengalami enam luka, katanya.
aksi serangan tersebut, tutur iwan, dapat dihentikan sesudah anggota polisi lainnya dua kali menembak sampai pelaku tewas.
anggota kami yang lain yakni brigadir wahyu bekerja menyelamatkan rekannya dengan menembak dua kali pelaku hingga meninggal dunia, ujarnya.
aksi penyerangan itu bermula saat salah betul pria tiba-tiba melemparkan benda semisal bom rakitan ke arah pos polisi jalan mitrabatik sekitar jam 19.30 wib.
dua anggota polisi dan tengah membuka tugas pengaturan 2012 lintas bersama penduduk setempat berusaha mengejar pelaku pelemparan itu.
pelaku berhasil dikejar di gang kawasan jalan cipedes tak jauh daripada pos polisi, hingga terjadi bentrokan tersebut.
jasad pelaku dibawa ke rsud tasikmalaya supaya diotopsi.
sementara, jatidiri pelaku belum disukai, papar iwan.